Manusia Bebas

Wahai, manusia-manusia bebas
Yang tidur di emperan
Di pinggir jalan
Di dalam gerobak

Wahai, manusia-manusia bebas
Yang makan segala macam sisa
Yang minum air hujan
Yang perutnya terisi angin saja

Manusia-manusia
Yang tinggal di dalam kotak beroda
Yang lebih bisa menghargai arti rumah
daripada yang mempunyai rumah

Manusia-manusia
Yang lebih bisa menikmati sisa belulang
daripada yang makan sedikit saja dari gunungan nasi
dan tak tahu enaknya di sebelah mana

Kuingin jadi dirimu, wahai, manusia-manusia bebas
Sekedar untuk tahu bagaimana caranya menghargai
Dan menyayangi
Sebelum hilang

Tapi kuharap kau tak mau jadiku
Kamarku luas tapi ruang suaraku lebih sempit dibanding kotak gerobakmu
Kawanku banyak tapi tak lebih baik dibanding diri dan sanak keluargamu di trotoar sana
Duitku melimpah tapi aku pun tak lebih mapan moral darimu

Wahai, manusia-manusia bebas
Bersyukurlah atas apa yang kaupunya
Karena mereka yang tampaknya lebih baik darimu pun
kadang ingin menjadimu

Bandung, 9 Januari 2016

Shiragami Aiko

Advertisements

One thought on “Manusia Bebas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s