Sajak Perjalanan Pulang

Ini kisah perjalanan dari ia yang kembali ke rumah.
Ini kisahnya yang tersesat dan lupa pulang.
Nyaris ia terlena,
nyaris.
Hampir ia lupa akan tanahnya,
hampir.
Dan berjumpalah ia dengan si pengelana; si penunjuk arah.
“Rumahmu di sana,” katanya,
“Di sini,
di situ,
di mana-mana.
Karena selama ini kau telah berada di rumah, namun tersesat dalam rumahmu sendiri.”
Pengelana menuntunnya pulang, dan ia terpana.
“Di mana rumahmu, Tuan?”
Jawab pengelana,
“Aku berasal dari tanah, besar oleh gunung.
Aku minum dari sungai, makan dari sawah.
Aku tidur di pesisir dan bangun di puncak.
Kawanku adalah mereka yang hidup bernyawa.
Maka, di mana rumahku?
Tanyakan pada dirimu sendiri, Nona, karena rumah kita adalah sama.
Rumahku, rumahmu, adalah tempat kita kembali pulang.”

Shiragami Aiko

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s